AssWire Business Model!!!

December 20, 2011 § Leave a comment

Sejujurnya nih, hahaha, gw tuh pengen banget bikin semacam peer to peer/ p2p file sharing antar kampus se indonesia raya.
‘tapi bro, itu mah udah banyak, liat aja kan ada 4share, kaskus dll, trus lo mau bikin apaan?’
Ngga dong bro, yang ini lebih eksklusif, eksklusif usernya dan juga eksklusif filenya sendiri. Jdi yang dishare disini, di AssignmentWire atau boleh juga disingkat AssWire adalah tugas tugas, makalah dan essay anak2 kuliahan seantero indonesia. Gw mikirnya gini, misalkan sekolah bisnis, silabus pasti sama. Yaah mungkin ada delay atau overlap beberapa minggu mungkin tapi tugas yang dikasih pasti bentuknya sama, kurang lebih. Misalnya tugas kuliah PRM atau Project Management di semua fakultas bisnis pasti sama, bikin project, trus tulis reportnya. Dimana aja pasti begitu deh, ngga di SBM, di Binus atau di Prasmul (gw udah research). Nah disini gw menyerukan kepada seantero mahasiswa santai nan culas untuk mengupload semua tugas2 atau makalah mereka. Lalu akan di kategorikan berdasarkan fakultas, mata kuliah dan masing2 chapter. User yang notabene pasti para mahasiswa2 culas pasti bakal saling bekerja sama dalam membangun database tugas2 universal yang kemprehensif dan dapat memenuhi segala kebutuhan perkuliahan.
‘kalau dosennya kritis dan teliti bagaimana dong?’
Nah kalo masalah itu di AssWire kami juga menyediakan fasilitas paraphrasing yang handal, agar tidak ketahuan para pihak berwenang AKA dosen. Tentunya fasilitas tersebut akan dikenai biaya.
Setelah database tugas cukup komprehensif, maka pasti traffic akan meningkat dan iklan2 berdatangan meskipun AssWire ini berada di grey area, situs yang tidak benar namun ngga salah2 banget. Selain itu profit juga dapat didatangkan dari fee paraphrasing yang pastinya dibuutuhkan oleh kebanyakan mahasiswa kecuali mereka yang nekat.
Berikut ini adalah kira2 business modelnya;
x Offers : Easiest way to deal with your ASSignments!

x Segment : Para mahasiswa, khususnya mereka yang kepepet atau mereka yang culas

x Customer Relationship : Blog updates, berisi list2 tugas yang sudah diupload, tips dan trik berbuat curang

x Channels : Mahasiswa sendiri, dosen dan TU korup kalau ada

x Revenue : Paraphrasing fees dan iklan iklan

x Key Partner : Limewire programmers, p2p software makers

x Key Activities : Sharing all the assignments in Indonesia

x Key Source : Mahasiswa dong

x Costs : Site maintenance

Advertisements

Kelas CI: a retrospective

December 20, 2011 § Leave a comment

Kuliah CI. Matakuliah satu2nya dimana gw dapet E di transkrip dan bikin gw lulus nya bulan April bukannya Oktober.

Itu adalah opini gw terhadap kuliah CI. Dan gw akuin setulus2nya kalo itu anggepan yang salah, anggepan orang tolol yang terus berada dalam status in denial terhadap kelemahannya sendiri. Dan nyari2 kambing hitam to make up for my own failure.

Deep down, gw tau, kalo sebenernya masalahnya bukan di mata kuliahnya tapi di diri gw sendiri. Ya kemalasan gw sendiri. Materi blog udah dibikin dari ribuan taun yang lalu, tapi cuman perihal bikin wordpress aja ditunda-tunda sampe akhirnya kemalasan tolol gw jadi bumerang yang keras banget dalam hidup gw.
Gw nyesel banget baru terakhir2 ini aja gw ngikutin kelas CI dengan bener. Don’t take this personally kelas CI tapi emang gw jarang masuk kuliah apapun. Gw dari smp pengen banget masuk FSRD ITB. Tapi gagal, dua kali pula. Akhirnya gw masuk SBM dengan seperempat hati. Ya untungnya gw ngga bego2 amat jadi meskipun seperempat hati gw masih made it sampe sekarang dengan IPK masih diatas 3. Tapi soal kuliah CI ini bikin gw nyesel setengah mati. Kenapa gw males sampe segitunya gw ngga habis2 mikir sampe benci banget sama gw yang dulu haha galau amat si tp beneran.

Kelas CI yang diajar sama Mr. Apiq ini bener2 berguna banget buat anak2 SBM. Kelas CI menurut gw adalah sebagai penyeimbang dari matkul2 yang lain. Sebagai Yin dari Yang-Yang yang berupa mata kuliah kayak Corporate Finance, Financial Analysis, Technological and Operation Management dan semua matkul2 yang otak kiri banget. Kelas CI menurut gw adalah kelas yang organik, dimana semua aktifitas dan interaksinya berjalan natural banget. Mahasiswa2 ngga dibendung ide2nya, ngga di supress tapi bahkan di encourage buat mikir sejauuh mungkin dari box. Kelasnya juga paling interaktif menurut gw. ngga cuman dicekokin pelajaran2 yang gw ngga tau bakal keluar lagi di hidup gw atau ngga, yang jelas segala hal yang berbau finance ngga bakal keluar soalnya gw gamau bgt ngambil kerjaan yg nyerempet2 gituan. Coba deh mana ada kuliah yang uts sama uas nya bikin blog. Dimana kita bebas banget nulis apa aja kayak postingan kali ini yang rada2 curhat hahaha.

Menurut gw pribadi kelas CI harusnya jadi pelajaran wajib, sebagai stretching buat otak para mahasiswa. Buat bikin mereka tetep humane meskipun diprogram dan dicekokin financial shites. buat bikin otak mereka tetep lentur, tetep fleksibel karena nanti di dunia bisnis yang sebenernya adapting skills bakalan dibutuhin banget. Dan kuliah CI in bener2 bisa bikin otak para mahasiswa fleksibel serius deh. Tugas2nya, soal2 yang dikasih, cerita2 pak Apiq yang kayaknya ngebet banget pengen punya online based business, bisa jadi refreshment banget buat para mahasiswa ditengah pelajaran2 yang bikin jenuh banget (at least bagi gw haha).

Buat Bapak Apiq yang ulet dan Kak Bayu yang mantap, makasih bgt buat kelas CI ini, dan maaf kalo gw agak brengsek dan kurang ajar soal ngumpulin blog. Tapi sejujur2nya dan se sincere mungkin menurut gw kelas CI itu berguna banget buat anak2 SBM.

Semoga sukses Mr. Apiq dan Kak Bayu.

the nature of creativity

December 20, 2011 § Leave a comment

Kreatifitas itu selalu dan pasti ada di setiap orang, mungkin emang beberapa individu mempunyai kreativitas lebih dibandingkan yang lainnya, tapi yang jelas everyone is creative, in their own ways. Masalahnya tinggal gimana caranya ngeluarin itu creative materials dari otak kita masing masing. Ini yang rada susah.
Kreatifitas itu aneh. Kadang2 hal itu mandek, macet, jammed ngga bisa keluar dari otak.
Semua orang pernah blank pas ujian, semua orang pernah ketemu tembok pikiran yang susah banget buat ditembus, semua orang pernah ngalamin yang namanya writer’s block kalo lagi nulis.
Tapi.
Adakalanya yang namanya kreatifitas itu bisa keluar semua mua mua nya dalam waktu yang singkat, dan ngga terduga.
It’s like this sudden burst of creativity, this flowing train of thought seemingly breaks out without any barriers. They just kicked off from our head. Just like that.
Contohnya kayak sekarang gw buat blog ini. This virtually made overnight blog. Atau pas gw presentasi terakhir CI tentang scampernya Apple. Jujur aja gw kurang menguasai materi waktu itu. But everything just made sense in that very moment. Every word flows seamlessly from my brain. Felt really good that moment.
Sampe sekarang gw masih belom tau faktor2 apa aja yangbikin otak kita bisa ngeluarin segala kekreatifan kayak gitu aja. It’s like an involuntary act from our brain. And that’s the beauty of it.

AK’SA’RA Business Model and SCAMPER Y’all

December 20, 2011 § Leave a comment

 

Aksara aims to serve Jakarta’s urbanities with a thoroughly modern store in terms of comprehensiveness selections of products, kinds of their product are books, music, gifts, and home wares, vibrant ambiance and quality of customers service. Passionate, dynamic, creative, service-oriented, celebrating individuality and fun are Aksara’s values shared by it employees. In the 27th of September 2008, Aksara has opened its fourth store – with an industrial yet warm ambiance, taking inspiration from a classic New York loft.

This is are Aksara Business Model

S.C.A.M.P.E.R

Subtitute

* membuat aplikasi untuk di smart phone, karena aksara punya online shop sehingga memudahkan pelanggan untuk membeli produk mereka

Combine

* menggabungkan event musik di aksara store, sehingga menaikan brand awareness dan membantu promosi dari aksara itu sendiri, lalu event musik tersebut bisa di streaming langsung via website sehingga media promosinya menjadi banyak.

Adapt

* Menggunakan sistem student card promo sehingga para pelajar dan mahasiswa akan lebih sering membeli, karena harga produk2 di aksara cenderung mahal

Modify

* sistem online shop nya di perbaiki karena kadang suka tidak ada tindak lanjut dari aksara bila melakukan pembelian di online shopping
* sistem pembayaran online shop juga di upgrade

Purpose

* untuk menaikan brand aksara menjadi lebih premium dan menjadi start up aksara ke business yg lain selain menjadi reseller

Eliminate

* Sistem Online shopping yg rumit, di perbaiki menjadi lebih simple
* lebih menyeleksi produk yg masuk ke toko aksara, sehingga barang yg di import sesuai dengan kebutuhan konsumen

Reverse

* Tidak hanya menjadi online store dan store reseller saja, tapi juga menjadi EO untuk membuat event music yg masuk pada pasar aksara sehingga business mereka menjadi lebih luas

Ceramah marah marah (buat sendiri) yang ada hubungannya sama kreatifitas.

December 20, 2011 § Leave a comment

Menjadi kreatif itu adalah suatu bentuk keharusan, apalagi bagi mahasiswa. lo mahasiswa, lo harus kreatif. Kalo lo ngga mau kreatif, ngga mau berusaha buat ngeluarin ide2 yang sebenernya udah numpuk banget di kepala lo, tanpa lo sadari, lo termasuk orang yang merugi bro.

Cara pandang gw begini,
Muda; punya tenaga, punya waktu, gapunya duit
Dewasa; punya tenaga, gapunya waktu, punya duit
Tua; gapunya tenaga, punya waktu, punya duit

Kalo menurut gw dari tiga aspek diatas yang paling gampang itu nyari duit, dont take this the wrong way, maksud gw paling gampang itu adalah paling bisa dicari. Jadi menurut gw, peluang di hidup manusia itu paling banyak waktu kita masih muda, apalagi menjadi muda punya satu lagi advantage yang berharga banget, yaitu kreatifitas. Kita masih muda, pikiran dan nurani masih bersih dari segala tai-tai nya dunia, masih fresh dan berani (atau impulsif?) buat ngeluarin segala ide yang ada. Mahasiswa adalah anak muda. lo mahasiswa, lo masih muda, kalo masih muda pasti lo masih banyak energi, aktif, semangat. Semangat itu penting banget menurut gw, semangat adalah sumber motivasi, sumber energi, kekuatan, something that makes you, forces you to make a move. Bergerak, bikin sesuatu, keluarin segala ide2 lo segila atau sekonyol apapun itu. Karena lo masih muda, mahasiswa itu anak muda. Mahasiswa emang masih muda, tapi lo punya advantage dibanding orang2 yang lebih tua, salah, advantages. Lo punya energi, itu pasti, dan lo masih punya banyak ide. Oke lo ngga punya dana, ngga punya modal. But thats only money right? Duit itu bisa dicari bro, yang penting lo punya semangat, lo punya waktu dan lo punya segudang ide di otak lo yang masih fresh. Jangan nunggu lebih lama lagi, just do it now whatever that is. Jangan jadiin ketidakpunyaan modal menjadi alesan buat lo. Jangan nunggu sampe lo ‘dewasa’, because you know what? Kalo lo udah ‘dewasa’, udah kerja dan segala gimmick ‘kedewasaan’ yang ada, lo bakalan kehilangan banyak waktu, lo bakalan terlalu sibuk dengan segala pekerjaan, ngurusin anak istri atau apapun, lo ngga akan lagi punya waktu2 gabut kaya sekarang, oke lo punya uang, lo punya modal dari bekerja, lo masih belom tua2 banget dan masih punya tenaga buat terus aktif, but then you’ll have no time. Lo bakal terperangkap dalam segala aturan orang dewasa. Kebebasan lo bakalan jauh berkurang dibandingin sekarang waktu lo masih jadi mahasiswa. Apalagi kalo lo udah tua, oke lo punya segudang tabungan, oke lo financially secure, oke lo punya banyak waktu karena lo udah jadi bos di perusahaan lo mungkin. Tapi emang lo masih punya tenaga dan semangat yang sama kaya dulu waktu lo masih muda? Ngga mungkin. lo paling kuat waktu masih muda, waktu masih berstatus mahasiswa, lo paling semangat paling aktif paling banyak tingkah! lo mahasiswa! lo masih muda! I’m on the prime time of my life! So don’t you fuckin waste it.

Memory is unreliable.

December 20, 2011 § Leave a comment

Really, memory’s not perfect. It’s not even that good. If you want to, ask the police. Eyewitness testimony is unreliable. Cops dont catch a killer by remembering stuff. They collect facts, they make notes, and they draw conclusion. Facts always lead to a logical conclusion. Facts, not memories. Memory can change the shape of the room. It can change the colour of a car. And memories can be distorted. Theyre just an interpretation. Theyre not a record.

unless if you have a perfect photographic memory.

Hafalan in Espanola

December 20, 2011 § Leave a comment

Un día en la clase CI, Senore Apiq tío nos dio un juego de sequendo los nombres de los líderes mundiales en la secuencia basada en la historia.

Los siguientes son los nombres que debe ser memorizado:

1. (Malaguena) = Muhammad
2. (Compadre) = Isaac Newton
3. (Deportes) = Jesús Cristo
4. (Lugar) = Buda
5. (Aceptar) = Confucio
6. (Gimnasia) = S. Pablo
7. (Camisa) = Tsai Lun
8. (Racing) = Johan Gutenberg
9. (Snavios) = Cristóbal Colón
10. (Ancianos) = Albert Einstein
11. (Sebelito) = Louis Pasteur
12. (Doble) = Galileo Galilei
13. (Plomo) = Aristóteles
14. (Fábulas) = Euclides
15. (Muebles) = Moisés
16. (Nuevos) = Charles Darwin
17. (Bejubel) = Shih Huang Ti
18. (Label) = Agosto César
19. (Labia) = Copérnico
20. (Cocina) = Laurent Lavoisiel
La historia del profeta Muhammad, Jesús, Confucius y un grupo de personas importantes.
Recuerdo Profeta Muhammad muy bien cuando yo era un niño. Aproximadamente cinco años de edad fue, mis hermanos llegaron a la casa. Y entonces todos ellos son tan feliz de ver mi cara. En vez de nada y por qué razón. Son como dapet juguetes nuevos. Ellos son el infierno-seneng seneng escribió. Ketiwi riendo. No sé lo que es el propietario Isaac Newton de este mejilla para sentir un sufrimiento físico y espiritual. Ardor en las mejillas, dolor en el corazón de todos modos. Hasta que finalmente yo estaba llorando Jesús Cristo. Se acaba de parar. Vuelva a colocar acariciando
“Copa del niño taza de dulce no llorar entonces.”
Me acordé de Pls realmente me era todavía pequeño. Aproximadamente de Pls yo tenía cinco años de edad, mi familia vino a mi casa Buda. Y entonces todos ellos eran las personas de recursos tan feliz de ver mi cara. No es nada y ya no anywhy. Que parecía como si tiene un juguete nuevo. Que eran las personas de recursos muy feliz entonces. Risa risa Confucio. Ellos no sabían que el dueño de este mejilla sintió un dolor sobre el cuerpo y el corazón. Dolor en la mejilla, el dolor también en el corazón. Hasta el final lloré … Huaaaaa. Sólo entonces se detuvo, cambió a acariciar.
“Choop Choop el dulce niño no debe llorar por favor.”
Lo que es peor, cuando estaba en la escuela secundaria, realmente tengora. Los niños están entre los más morosos en mi opinión, una colegiala. Cita hijo le va bien en general, no ngerokok, obedecer las reglas de la escuela, incluso, nunca se pierden, muy inteligente y muy logrado. LHA continúa por cómo me anggep delincuente? Sí, tuh. Que la mayoría de los demen cubitin mi mejilla. Yo sueño poco apretado. Guardo pellizcó poco. Donde cubitannya consecutivos y la consiguiente mayor. Todos los días. Tres veces al día. Cama después de las comidas y antes. Bueno, en esencia, a menudo sólo deh.
Era de Pls más grave estaba en la preparatoria, recuerdo realmente que yo tenía un amigo llamado Rudi. Un niño que, según mi punto de vista es uno de los más traviesos de la escuela. Por lo general, es en realidad el niño estaba bien, no fumar, obedeció las reglas de la escuela e incluso la ideología nacional y la legislación nacional, ni siquiera de clase una vez se ha parado, medianamente inteligente y de alto rendimiento también. Bueno, entonces ¿por qué ¿cómo es que dijo que es malo? Sí, porque de eso. A él le gustaba pellizcar mi mejilla mucho. Si fantasear un poco yo estaba apretado. Cuando yo era un poco descuidado que estaba pinchado. Sus pinches consecutivos fueron los especialistas y consistente. Todos los días. Tres veces al día. Después de comer y antes de dormir Sí, no importa lo que era realmente menudo.
Yo creo que sí, cuando entró en la universidad experiencias desgarradoras que va a terminar. Especialmente puedo entrar en una muy buena reputación univ. Ejem … ejem … Estoy seguro de deh, los niños deben ser inteligentes, inteligentes, buenos, y la Goody Goody. Uuuh no tan hermoso como un sueño sino una realidad. Mis amigos todavía me escribió como ngeledekin grasa. Todavía es demasiado ignorante, ignorante. Afortunadamente, eso ya no existe este mejilla. Hahaha.